GBKP Majelis Jakarta Pusat yang jumlahnya pada tahun 2012 sebanyak 904  orang meliputi 704 anggota sidi dan 200 anak, dilayani oleh  satu orang pendeta jemaat berpendidikan Magister Theologia, 18 orang Penetua, 12 orang Diaken, 6 (enam) Pt.Em., dan 3 (tiga) Dk.Em. serta 5 (lima) orang karyawan sekretariat. Organisasi majelis terdiri dari: Ketua Majelis/Koinonia, Ketua Marturia, Ketua Diakonia, Sekretaris I, Sekretaris II, Bendahara I, dan Bendahara II. Untuk melaksanakan tugas pelayanan Badan Pengurus (BP), maka dibantu oleh 17 Seksi. Di luar struktur kepengurusan majelis, masih dibentuk organisasi penunjang yang masing-masing memiliki pengurus, yaitu: Pengurus kategorial (Mamre, Moria, Permata, KAKR), dan 6 (enam) PJJ Sektor serta Paduan Suara Serafim, Doa Pagi.

     Jumlah jemaat sebesar 288 KK tersebar di Sektor 1 sebanyak 60 KK (22,22%), Sektor 2 sebanyak 78 KK (28,89%, Sektor 3 sebanyak 44 KK (16,30%), Sektor 4 sebanyak 41 KK (15,18%),  Sektor 5 sebanyak 47 KK (17,41%) dan Sektor 6 sebanyak 47 KK (17,41%).

 

     Jumlah jemaat menurut Kategorial terdiri dari Mamre sebanyak 218 orang (25,03%), Moria sebanyak 247 orang (28,36%), Permata sebanyak 219 orang anggota (25,14%), dan KAKR sebanyak 187 orang (21,47%). Dilihat dari sisi usia 60 tahun atau lebih, maka jumlah Lansia sebanyak 92 orang (sekitar 19,78%).

 

     Profil jemaat GBKP Majelis Jakarta Pusat menurut domisili dapat dijelaskan bahwa anggota jemaat yang berdomisili di Jakarta Pusat (di sekitar gereja) mencapai 46,67%. Selebihnya secara berturut-turut, di Jakarta Timur sekitar 24,07%, di Jakarta Selatan sekitar 11,11%, di Jakarta Utara sekitar 8,52%, di Jakarta Barat sekitar 2,96%, dan yang berdomisili di luar DKI Jakarta (Bodetabek) mencapai 7,77%. Bila dirinci menurut jarak dari tempat domisili jemaat ke gereja, maka sekitar 38,8% mempunyai jarak kurang dari 5 km; sekitar 22,4% mempunyai jarak antara 5-10 km; sekitar 12,1% mempunyai jarak antara 10–15 km; 13,1% mempunyai jarak antara 15–20 km; dan yang jaraknya lebih dari 20 km sekitar 13,5%.