BAB - IV
STRATEGY PEMBINAAN SUMBERDAYA MANUSIA GBKP

A. POKOK PEMIKIRAN PENINGKATAN SDM

  1. Peningkatan SDM tidak akan bisa dilakukandalam setahun saja,oleh karena itu yang akan dilakukan ialah meletakkan dasar dasar kebijakan untuk peningkatan SDM secara berkesinambungan
  2. Untuk meningkatkan kualitas SDM pada umumnya diperlukan pelatihan ,yang dilaksanakan oleh suatu unit Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan
  3. Unit ini akan merancang jenis jenis pelatihan yang diperlukan baik untuk presbiter maupun warga jemaat ,menyusun sylabus dan modulnya, mencari tenaga pendidik yang berkompetent dan melaksanakannya .

B. PRIORITAS PENINGKATAN SDM

  1. Dalam sistem prsebiterian sinodal ,peningkatan sdm presbiter merupakan prioritas pertama .Hal ini sejalan dgn hasil penelitian Pt/Dk sebelumnya .
  2. Patner dari para presbiter ialah para pengurus katagorial sehingga peningkatan mutu sdm katagorial juga merupakan prioritas kedua
  3. Peningkatan SDM jemaat yang luas cakupannya, merupakan prioitas selanjutnya karena peningkatan SDM ini sebenarnya bukan tugas pokok dari gereja, walaupun gereja bukan tidak ikut bertanggung jawab

C. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA

  1. Peningkatan kualitas SDM Pendeta langsung dirancang oleh Kabid SDM
  2. Peningkatan kualitas SDM Pertua Diaken

Adapun materi yang akan diberikan untuk peningkatan kualitas SDM Pt-Dk

  • Yang Baru Pertama Terpilih / Itangkuhken
  1. Makna Keterpanggilan Pertua-Diaken dan Penangkuhennya(Engkau berharga dimataKu)
  2. Fungsi Pertua-Diaken ditengah Keluarga, Masyarakat dan Gereja
  3. Gereja
  4. Mengenal GBKP (Visi dan Misinya)
  • Pembinaan Sebelum Ditangkuhken/Dikukuhkan
  1. Alkitab ( Otoritas, Fungsi dan Isinya)
  2. 3K : Tugas, Fungsi dan Hakekat serayan Tuhan
  3. Kepemimpinan Gereja yang menghamba
  4. GBKP : Tata Gereja, Konfesi, Sejarah, GBP GBKP
  • Pembinaan setelah ditangkuhken/dikukuhkan
  1. 3K Lanjutan (Pelayanan yg bertumbuh) : Kemampuan berkomunikasi dan Etika Kristen
  2. Pelayanan Firman Tuhan dalam Ibadah, Liturgi dan Tata Ibadah
  3. Pembinaan Warga Gereja (PWG)
  4. Administrasi Gereja (Sidang, Keuangan, PME)
  5. 3K Lanjutan (Pendewasaan Pelayanan) : Spiritualitas dan Teologia Jabatan Pertua-Diaken
  6. Pastoral Conceling, PRT, Masalah Jemaat dan Penggembalaan
  7. Persidangan Gereja : Sidang Runggun, Klasis, Rapat Kordinasi, Sidang Ngawan
  8. Teologia dan Fungsi Persembahan (Perpuluhan, Kerja Rani, PP Bujur)
  9. 3K Lanjutan (Pengembangan Kompetensi – Keunggulan ) : Pelayanan Khusus seperti PEJ, Pendidikan, PI, CU
  10. Okultisme dan prakteknya
  11. Jemaat yang Misioner dan Pendekatan Budaya
  12. Oikumene ( isu dan aliran gereja, calvinis)
  • Usulan pembinaan selanjutnya yang dibuat oleh Klasis atau Runggun
  1. Manajemen Konflik
  2. Fungsi Musik dan Nyanyian Gereja dalam Ibadah GBKP
  3. Gereja dan Perawatannya
  4. Tugas dan Tanggung Jawab BP Runggun
  5. Fungsi Khotbah, PJJ dan PA Persekutuan Kategorial
  6. Kiniersadan Pt-Dk dalam mem bimbing pengurus PJJ dan Persekutuan Kategorial
  7. GBKP dan Pengajaran
  8. GBKP dan kekiniannya
  9. Praktek Homeletika
  10. Seminar Okultisme, Seminar Doa
  1. Pembinaan Persekutuan Kategorial

  • Alkitab
  • Panggilan Pelayanan
  • Gereja
  • GBKP (organisasi dan manajemen organisasi P. Kategorial)

Materi disusun dengan juga mempertimbangkan masalah yang timbul pada Persekutuan Kategorial belakangan ini, Oleh karena itu pelatihan Persekutuan Kategorial akan dilaksanakan bukan saja dalam kelas tetapi perlu meditasi alam bebas (afeksi) untuk lebih meningkatkan pemahaman mereka. Target pencerahan: bukan pengayaan kognitif, tapi sekaligus pengayaan afeksi (indoktrinasi teologi persekutuan).

  1. Pembinaan Warga Jemaat

Pokok pokok pikiran pembinaan warga jemaat adalah untuk hal ini sebaiknya dirancang oleh PWG, sedangkan Biro Litbang hanya merumuskan arahan- arahan umum misalnya pembinaan SDM berdasarkan situasi dan kondisi masyarakat setempat. Pokok pemikiran tentang pembinaan jemaat ialah :

  • Alkitab
  • Panggilan menjadi pengikut Kristus
  • Gereja

D. PEMBENTUKAN UNIT PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DI KLASIS

  1. Akan diberikan pendoman pembentukan unit pendidikan dan pelatihan termasuk struktur organisasiunya

  2. Akan diberikan juga kriteria klasis yang mungkin membentuk unit pendidikan.Pelatihan dan Pengembangan ini